DML ( DATA MANIPULATION LANGUAGE )
1
Pengertian SQL
SQL (Structured Query Language) adalah sebuah
bahasa yang digunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional.
Bahasa ini secara de facto merupakanbahasa standar yang digunakan dalam
manajemen basis data relasional. Saat ini hamper semua server basis data yang
ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya. Secara umum, SQL
terdiri dari dua bahasa, yaitu Data Definition Language (DDL) dan Data Manipulation Language (DML). Implementasi DDL dan
DML berbeda untuk tiap sistem manajemen basis data (SMBD), namun secara umum
implementasi tiap bahasa ini memiliki
bentuk standar yang ditetapkan .
2
Data Manipulation Language (DML)
Data Manipulation Language (DML) adalah satu paket DBMS yang
memperbolehkan pemakai untuk mengakses atau memanipulasi data sebagaimana yang
telah diorganisasikan sebelumnya dalam model data yang tepat.
Data Manipulation Language (DML) adalah
merupakan kumpulan perintah SQL yang digunakan untuk proses pengolahan
isi data di dalam table seperti memasukkan, merubah dan menghapus isi
data - dan tidak terkait dengan perubahan struktur dan definisi tipe data
dari objek database. Dengan DML dapat dilakukan kegiatan :
a.
Mengambil informasi yang tersimpan dalam basis data.
b.
Menyisipkan informasi baru dalam basis data.
c.
Menghapus informasi dari tabel.
Terdapat dua tipe DML
yaitu prosedural dan non prosedural. Prosedural DML membutuhkan pemakai untuk
menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan dan bagaimana cara mendapatkannya,
sedang non prosedural DML membutuhkan pemakai untuk menspesifikasikan data apa
yang dibutuhkan tanpa tahu bagaimana cara mendapatkannya.
SQL merupakan kependekan dari Structured Query Language
(Bahasa Query Terstruktur). SQL lebih dekat dengan DML dari pada DDL. Namun
tidak berarti SQL tidak menyediakan perintah DDL. SQL lebih menekankan pada
aspek pencarian dari dalam tabel. Aspek pencarian ini sedemikian penting karena
di sinilah sebenarnya inti dari segala upaya kita melakukan pengelolaan data.
Data dalam basis data diorganisasi sedemikian rupa dengan tujuan untuk
memudahkan pencarian di kemudian hari. Sebagai sebuah bahasa, SQL telah distandarisasi dan
mengalami beberapa perubahan atau penyempurnaan.
3
Perkembangan SQL dan DML Lanjutan
SQL muncul pertama kali pada tahun 1970 dengan nama Sequel
(nama yang masih sering digunakan hingga saat ini). Standarisasi yang pertama
dibuat pada tahun 1986 oleh ANSI (American National Standards Institute) dan
ISO (International Standard Organization), yang disebut SQL-86. Pada tahun 1989
SQL-86 diperbaharui menjadi SQL-89. Standar terakhir yang dibuat adalah SQL-92. Pernyataan-pernyataan SQL
digunakan untuk melakukan beberapa tugas seperti : update data pada basis
data, atau menampilkan data dari basis data. Beberapa software RDBMS yang dapat menggunakan SQL, seperti :
Oracle, Sybase, Microsoft SQL Server, MySQL, Microsoft Access, Ingres, dan lain sebagainya.
4
Fungsi DML Lanjutan Dalam Bahasa Pemograman
Setiap software basis data mempunyai mungkin bahasa perintah
/ sintaks yang berbeda, namun pada prinsipnya mempunyai arti dan fungsi yang
sama. Perintah utama dalam SQL adalah select. Struktur utama perintah adalah
sebagai berikut:
a.
Select <kolom>
b.
From <table>
c.
Where <kondisi>
Didalam sebuah software ada beberapa
komponen yang harus kita ketahui, bukan hanya di ketahui tetapi kita juga harus
mengerti apa fungsi dari komponen yang terdapat di software tersebut. Salah
satu komponen yang ada di dalam software tersebut adalah bahasa pemrograman.
Ada banyak sekali bahasa pemrograman di sebuah software. Diantaranya
adalah Data manipulation language ( DML ), Device Control Media
Language ( DCML ), dan Data Definition language ( DDL ). DML atau singkatan dari Data Manipulation
Language merupakan kumpulan perintah query yang digunakan untuk memanipulasi
data pada database. Misalnya digunakan untuk menambah data, merubah data,
maupun menghapus data pada database.
Dalam bahasa pemrograman tersebut
memiliki fungsi yang berbeda-beda. Sebagai contoh
bahasa pemrograman DDL, bahasa
pemrograman ini biasanya digunakan untuk pebuatan tabel dalam sebuah software
aplikasi. Bukan
hanya DDL saja yang digunakan untuk membuat sebuah tabel tetapi DML jga dapat
digunakan untuk pembuatan tabel. Dengan menggunakan DML ini kita dapat
memanipulasi suatu tabel.
DML
merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan manipulasi atau pengolahan data
atau record dalam table. Perintah SQL yang termasuk dalam DML antara lain :
1.
SELECT
Select
adalah perintah yang di gunakan untuk menampilkan nilai atau record yang
dipilih.
Contoh
sintak : SELECT nama_kolom from nama tabel
2.
INSERT
Perintah
ini digunakan untuk menyisipkan atau memasukkan data baru ke dalam tabel.
Penggunaannya setelah database dan tabel selesai dibuat.
Contoh sintak : INSERT into nama_tabel values (‘value1’, ‘value2’,’ …’)
Contoh sintak : INSERT into nama_tabel values (‘value1’, ‘value2’,’ …’)
Dimana values (nilai_kolom_ke-1, nilai_kolom_ke-2,
…. nilai_field_ke-n)
3.
UPDATE
Berfungsi
untuk merubah record atau nilai didalam suatu kolom.
Contoh sintak : UPDATE nama_tabel
Contoh sintak : UPDATE nama_tabel
Dimana SET nama_kolom = record_baru
WHERE nama_kolom =
record_lama
4.
DELETE
Menghapus
record atau nilai didalam suatu kolom pada tabel tertentu.
Contoh sintak : DELETE nama_kolom FROM nama tabel where kondisi.
Contoh sintak : DELETE nama_kolom FROM nama tabel where kondisi.
5
Contoh Penggunaan Bahasan Pemograman Fungsi DML
Berikut
disampaikan contoh penggunaan sintaks dan hasil keluaran atau output :
1.
SELECT * from
contoh;

Perintah yang digunakan untuk menampilkan isi tabel dengan kolom tertentu saja :
·
SELECT
kolom1, kolom2, ... FROM nama_tabel;
·
Select nama_contoh,
alamat from contoh;
Maka hasil outputnya adalah :
nama_contoh
|
alamat
|
Melany
|
Jakarta
|
Prayuli
|
Bogor
|
Julkifli
|
Bandung
|
Untuk menampilkan isi suatu tabel dengan kondisi tertentu:
SELECT
* FROM nama_tabel WHERE kolom=kondisi;
Select * from
contoh where hobi=’Sepakbola’;
Maka
hasil outputnya adalah :
idcontoh
|
nama_contoh
|
alamat
|
pekerjaan
|
hobi
|
1
|
Melany
|
Jakarta
|
Guru
|
Sepakbola
|
2.
INSERT
Untuk menambah
record atau baris baru dalam table:
INSERT
INTO nama_tabel (nama_kolom) VALUES
(isikolom) atau
INSERT INTO nama_tabel SET nama_kolom='isikolom'
Perintah
yang digunakan dalam penggunaan sintaks:
insert into
contoh(nama_contoh,alamat,pekerjaan,hobi) Values
(’Akmal’,’Semarang’,’Pedagang’,’Sepakbola’);
Ini akan menambah record (baris)
pada tabel contoh yang berisi seperti diatas, sehingga isi tabel menjadi :
idcontoh
|
nama_contoh
|
alamat
|
pekerjaan
|
hobi
|
1
|
Melany
|
Jakarta
|
Guru
|
Sepakbola
|
2
|
Prayuli
|
Bogor
|
Dosen
|
Basket
|
3
|
Julkifli
|
Bandung
|
Karyawan
|
Karate
|
4
|
Akmal
|
Semarang
|
Pedagang
|
Sepakbola
|
3.
UPDATE
Untuk memodifikasi record atau
baris yang sudah ada dalam suatu tabel pada database sesuai dengan kondisi yang
diinginkan:
UPDATE
nama_tabel SET kolom1='isi_kolom' WHERE kolom2='kondisi';
Perintah dalam
penggunaan sintaks:
update contoh
set nama_contoh =’Akmal’
where hobi=’Karate’;
Ini akan merubah kolom nama_contoh
pada tabel contoh menjadi ‘Akmal’
untuk kolom hobi yang berisi ‘Karate’.
4.
DELETE
Untuk menghapus record atau baris
tertentu dalam suatu table:
DELETE
FROM nama_tabel WHERE nama_kolom='isikolom';
Jika WHERE
tidak disertakan maka semua isi dalam table akan terhapus.
Perintah dalam
penggunaan sintaks:
delete from
contoh where nama_contoh =’Akmal’;ini
akan menghapus row atau baris pada tabel contoh untuk kolom nama_contoh yang
berisi ‘Akmal’.
SEKIAN DAN TERIMAKASIH
SEMOGA BERMANFAAT !!!
DOSEN PENGAMPU
NAMA : M. Ropianto, M.Kom
NIDN : 1028067804
MATA KULIAH : SISTEM BASIS DATA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar