Selasa, 23 Mei 2017

DML (DATA MANIPULATION LANGUAGE) LANJUTAN

DML DATA MANIPULATION LANGUAGE )



1        Pengertian SQL
SQL (Structured Query Language) adalah  sebuah  bahasa yang digunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara de facto merupakanbahasa standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hamper semua server basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya. Secara umum, SQL terdiri dari dua bahasa, yaitu Data Definition Language (DDL) dan Data Manipulation Language (DML). Implementasi DDL dan DML berbeda untuk tiap sistem manajemen basis data (SMBD), namun secara umum implementasi tiap bahasa ini memiliki bentuk standar yang ditetapkan .

2        Data Manipulation Language (DML)
Data Manipulation Language (DML) adalah satu paket DBMS yang memperbolehkan pemakai untuk mengakses atau memanipulasi data sebagaimana yang telah diorganisasikan sebelumnya dalam model data yang tepat.
Data Manipulation Language (DML) adalah merupakan kumpulan perintah SQL yang digunakan untuk proses pengolahan isi data di dalam table seperti memasukkan, merubah dan menghapus isi data - dan tidak terkait dengan perubahan struktur dan definisi tipe data dari objek database. Dengan DML dapat dilakukan kegiatan :
a.         Mengambil informasi yang tersimpan dalam basis data.
b.        Menyisipkan informasi baru dalam basis data.
c.         Menghapus informasi dari tabel.
Terdapat dua tipe DML yaitu prosedural dan non prosedural. Prosedural DML membutuhkan pemakai untuk menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan dan bagaimana cara mendapatkannya, sedang non prosedural DML membutuhkan pemakai untuk menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan tanpa tahu bagaimana cara mendapatkannya.
SQL merupakan kependekan dari Structured Query Language (Bahasa Query Terstruktur). SQL lebih dekat dengan DML dari pada DDL. Namun tidak berarti SQL tidak menyediakan perintah DDL. SQL lebih menekankan pada aspek pencarian dari dalam tabel. Aspek pencarian ini sedemikian penting karena di sinilah sebenarnya inti dari segala upaya kita melakukan pengelolaan data. Data dalam basis data diorganisasi sedemikian rupa dengan tujuan untuk memudahkan pencarian di kemudian hari. Sebagai sebuah bahasa, SQL telah distandarisasi dan mengalami beberapa perubahan atau penyempurnaan.

3        Perkembangan SQL dan DML Lanjutan
SQL muncul pertama kali pada tahun 1970 dengan nama Sequel (nama yang masih sering digunakan hingga saat ini). Standarisasi yang pertama dibuat pada tahun 1986 oleh ANSI (American National Standards Institute) dan ISO (International Standard Organization), yang disebut SQL-86. Pada tahun 1989 SQL-86 diperbaharui menjadi SQL-89. Standar terakhir yang dibuat adalah SQL-92. Pernyataan-pernyataan SQL digunakan untuk melakukan beberapa tugas seperti : update data pada basis data, atau menampilkan data dari basis data. Beberapa software RDBMS yang dapat menggunakan SQL, seperti : Oracle, Sybase, Microsoft SQL Server, MySQL, Microsoft Access, Ingres, dan lain sebagainya.

4        Fungsi DML Lanjutan Dalam Bahasa Pemograman
Setiap software basis data mempunyai mungkin bahasa perintah / sintaks yang berbeda, namun pada prinsipnya mempunyai arti dan fungsi yang sama. Perintah utama dalam SQL adalah select. Struktur utama perintah adalah sebagai berikut:
a.         Select <kolom>
b.        From <table>
c.         Where <kondisi>
Didalam sebuah software ada beberapa komponen yang harus kita ketahui, bukan hanya di ketahui tetapi kita juga harus mengerti apa fungsi dari komponen yang terdapat di software tersebut. Salah satu komponen yang ada di dalam software tersebut adalah bahasa pemrograman. Ada banyak sekali bahasa pemrograman di sebuah software. Diantaranya adalah  Data manipulation language ( DML ), Device Control Media Language ( DCML ), dan Data Definition language ( DDL ). DML atau singkatan dari Data Manipulation Language merupakan kumpulan perintah query yang digunakan untuk memanipulasi data pada database. Misalnya digunakan untuk menambah data, merubah data, maupun menghapus data pada database.
Dalam bahasa pemrograman tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda. Sebagai contoh bahasa  pemrograman DDLbahasa pemrograman ini biasanya digunakan untuk pebuatan tabel dalam sebuah software aplikasi. Bukan hanya DDL saja yang digunakan untuk membuat sebuah tabel tetapi DML jga dapat digunakan untuk pembuatan tabel. Dengan menggunakan DML ini kita dapat memanipulasi suatu tabel.
DML merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan manipulasi atau pengolahan data atau record dalam table. Perintah SQL yang termasuk dalam DML antara lain :
1.             SELECT
Select adalah perintah yang di gunakan untuk menampilkan nilai atau record yang dipilih.
Contoh sintak : SELECT nama_kolom from nama tabel
2.             INSERT
Perintah ini digunakan untuk menyisipkan atau memasukkan data baru ke dalam tabel. Penggunaannya setelah database dan tabel selesai dibuat.
Contoh sintak :
INSERT into nama_tabel values (‘value1’, ‘value2’,’ …’)
Dimana values (nilai_kolom_ke-1, nilai_kolom_ke-2, …. nilai_field_ke-n)

3.             UPDATE
Berfungsi untuk merubah record atau nilai didalam suatu kolom.
Contoh sintak : U
PDATE nama_tabel
Dimana SET nama_kolom = record_baru
WHERE nama_kolom = record_lama

4.             DELETE
Menghapus record atau nilai didalam suatu kolom pada tabel tertentu.
Contoh sintak : D
ELETE nama_kolom FROM nama tabel where kondisi.

5        Contoh Penggunaan Bahasan Pemograman Fungsi DML
Berikut disampaikan contoh penggunaan sintaks dan hasil keluaran atau output :
1.             SELECT * from contoh;
Perintah yang digunakan untuk menampilkan isi tabel dengan kolom tertentu saja :
·         SELECT kolom1, kolom2, ... FROM nama_tabel;
·         Select nama_contoh, alamat from contoh;
Maka hasil outputnya adalah :
nama_contoh
alamat
Melany
Jakarta
Prayuli
Bogor
Julkifli
Bandung

Untuk menampilkan isi suatu tabel dengan kondisi tertentu:
SELECT * FROM nama_tabel WHERE kolom=kondisi;
Select * from contoh where hobi=’Sepakbola’;
Maka hasil outputnya adalah :
idcontoh
nama_contoh
alamat
pekerjaan
hobi
1
Melany
Jakarta
Guru
Sepakbola


2.             INSERT
Untuk menambah record atau baris baru dalam table:
        INSERT INTO nama_tabel (nama_kolom) VALUES (isikolom) atau
        INSERT INTO nama_tabel SET nama_kolom='isikolom'
Perintah yang digunakan dalam penggunaan sintaks:
insert into contoh(nama_contoh,alamat,pekerjaan,hobi) Values
(’Akmal’,’Semarang’,’Pedagang’,’Sepakbola’);
Ini akan menambah record (baris) pada tabel contoh yang berisi seperti diatas, sehingga isi tabel menjadi :
idcontoh
nama_contoh
alamat
pekerjaan
hobi
1
Melany
Jakarta
Guru
Sepakbola
2
Prayuli
Bogor
Dosen
Basket
3
Julkifli
Bandung
Karyawan
Karate
4
Akmal
Semarang
Pedagang
Sepakbola

3.     UPDATE
Untuk memodifikasi record atau baris yang sudah ada dalam suatu tabel pada database sesuai dengan kondisi yang diinginkan:
UPDATE nama_tabel SET kolom1='isi_kolom' WHERE kolom2='kondisi';
Perintah dalam penggunaan sintaks:
update contoh set nama_contoh =’Akmal’ where hobi=’Karate’;
Ini akan merubah kolom nama_contoh pada tabel contoh menjadi ‘Akmal’ untuk kolom hobi yang berisi ‘Karate’.

4.    DELETE
Untuk menghapus record atau baris tertentu dalam suatu table:
DELETE FROM nama_tabel WHERE nama_kolom='isikolom';
Jika WHERE tidak disertakan maka semua isi dalam table akan terhapus.
Perintah dalam penggunaan sintaks:
delete from contoh where nama_contoh =’Akmal’;ini akan menghapus row atau baris pada tabel contoh untuk kolom nama_contoh yang berisi ‘Akmal’.


SEKIAN DAN TERIMAKASIH

SEMOGA BERMANFAAT !!!

DOSEN PENGAMPU
NAMA                   : M. Ropianto, M.Kom
NIDN                     : 1028067804
MATA KULIAH     : SISTEM BASIS DATA


Tidak ada komentar:

Posting Komentar